Langsung ke konten utama

DAFTAR JUARA SEPAKBOLA ASIAN GAMES

(Foto : Adolf Kabo, Pemain asal Perseman Manokwari Papua, membawa Timnas Indonesia menduduki Peringkat Empat Asian Games 1986).

ASIAN GAMES adalah Pesta Olahraga Multi Cabang untuk negara-negara  Se-Benua Asia. Digelar pertama kali di tahun 1951.  Cabang Olahraga Sepakbola tetap menjadi favorit pada event Asian Games. Di tahun itu pula cabang Sepakbola mulai digelar.

Asian Games tahun 2018,  digelar di Indonesia. Di event akbar ini, Timnas Sepakbola Indonesia U-22 besutan Pelatih Luis Milla, ditarget  oleh PSSI masuk Empat Besar. Ini berarti minimal menyamai torehan Timnas Indonesia di tahun 1986. Sepanjang sejarah pergelaran Asian Games, Tim Sepakbola Indonesia pernah meraih Juara 3 (Medali Perunggu) di tahun 1958. Dan menduduki Peringkat 4 di tahun 1954 dan 1986.


Berikut Daftar Para Juara,  Khusus Cabang Sepakbola Asian Games.

1951 (Host India)
Juara 1. India, 2. Iran, 3. Jepang, 4. Afganistan

1954 (Filipina)
Juara 1. China, 2. Korsel,  2. Myanmar, 4. Indonesia.

1958 (Jepang)
Juara 1. China, 2. Korsel, 3. Indonesia, 4. India.

1962 (Indonesia)
Juara 1. India, 2. Korsel, 3. Malaya, 4. Vietnam Selatan.

1966 (Thailand)
Juara 1. Myanmar, 2. Iran, 3. Jepang, 4. Singapura.

1970 (Thailand)
Juara 1 Bersama, Myanmar dan Korsel, 3. India, 4. Jepang.

1974 (Iran)
Juara 1. Iran, 2. Israel, 3. Malaysia, 4. Korea Utara.

1978 (Thailand)
Juara 1 Bersama, Korea Utara dan Korsel, 3. China, 4. Irak.

1982 (India)
Juara1, Irak, 2. Kuwait, 3. Arab Saudi, 4. Korea Utara.

1986 (Korsel)
Juara 1. Korsel, 2. Arab Saudi, 3. Kuwait, 4. Indonesia.

1990 (China)
Juara 1. Iran, 2. Korea Utara, 3. Korsel, 4. Thailand.

1994 (Jepang)
Juara 1. Uzbekistan, 2. China, 3. Kuwait, 4. Korsel.

1998 (Thailand)
Juara 1. Iran, 2. Kuwait, 3. China, 4. Thailand.

2002 (Korsel)
Juara 1.Iran, 2. Jepang, 3. Korsel, 4. Thailand.

2006 (Qatar)
Juara 1. Qatar, 2. Irak, 3. Iran, 4. Korsel.

2010 (China)
Juara 1. Jepang, 2. UEA, 3. Korsel, 4. Iran.

2014 (Korsel)
Juara 1. Korsel, 2. Korea Utara, 3. Irak, 3. Thailand.

2018 (Indonesia)
Juara 1. ??????

STATISTIK JUARA  SEPAKBOLA ASIAN GAMES.

STATISTIK MEDALI EMAS  SEPAKBOLA ASIAN GAMES.
Emas  4 kali : Korsel dan Iran
Emas 2 kali : India, China, Myanmar.
Emas 1 kali : Korea Utara, Irak, Uzbekistan, Qatar, Jepang.

STATISTIK MEDALI PERAK SEPAKBOLA ASIAN GAMES.
Perak 3 kali : Korsel dan Iran.
Perak 2 kali : Kuwait dan Korea Utara.
Perak 1 kali : Israel, Arab Saudi, China, Jepang, Irak, Uni Emirat Arab.

STATISTIK MEDALI PERUNGGU SEPAKBOLA ASIAN GAMES.
Perunggu 3 kali : Korsel
Perunggu 2 kali : Jepang, Malaysia, China, Kuwait.
Perunggu 1 kali : India, Myanmar, Indonesia, Arab Saudi, Iran, dan Irak.

STATISTIK PERINGKAT EMPAT SEPAKBOLA ASIAN GAMES.
Peringkat 4 sebanyak 4  kali : Thailand
Peringkat 4 sebanyak 2 kali : Indonesia, Korea Utara, Korea Selatan.
Peringkat 4 sebanyak 1 kali : Afganistan, India, Vietnam, Singapura, Jepang, Irak, Iran.


STATISTIK TUAN RUMAH RAIH JUARA
India.   : 1951
Iran.     : 1974
Korsel : 1986 & 2014.
Qatar.  : 2006

Sumber : bolajawara.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PSS Sleman Target 3 Poin Di Kandang Persibat.

Pekan ke 4 Liga 2 akan bergulir akhir pekan ini. PSS Sleman akan bertandang ke Stadion Moch Sarengat , Batang pada Minggu 14/05/2017. Di pekan ke 3 lalu PSS Sleman berhasil mengalahkan tamunya Persip Pekalongan dengan skor meyakinkan 4-0 tanpa balas. Begitu juga Persibat Batang juga berhasil menahan tuan rumah PSCS Cilacap dengan skor kaca mata. Pada pertandingan melawan PSCS Cilacap , Persibat Batang menggunakan formasi dasar 4-3-3, dengan susunan pemain sebagai berikut :  Sendri Johan (GK) , Wahyu K , Tugi Hadi (C) , Arif B , Rasul Z , Wahyu S , Dado S , Rizky W , Muh Solikin, Ivan W dan Wisnu Wardani. Di bawah asuhan pelatih Lukas Tumbuan , Persibat batang adalah tim yang memiliki gaya bermain mengandalkan kedua sayap mereka yang cepat , Ivan W di kiri dan Muh Solikin di kanan. Setiap proses serangan mereka akan melalui penetrasi kedua pemain ini. Kedua sayap mereka mempunyai skill yang cukup bagus. Ketika mereka membawa bola mereka akan menggiring bola menyisir sisi pertahanan ...

Stadion Unik di Dunia

Perkembangan sepakbola sangat pesat, hal itu diwujudan semakin banyaknya stadion-stadion baru dibangun dengan teknologi tinggi dan arsitektur modern. Namun demikian, stadion-stadion lama, atau boleh dikatakan  sekedar lapangan sepakbola yang bernilai  sejarah dan unik, tidak serta merta dibongkar. Berikut  ini Stadion/Lapangan Sepakbola  yang unik yang ada di belahan penjuru dunia. 1.  Stadion Mengapung Marina Bay, Singapura. Stadion Mangapung ini berada di  Pantai Marina Singapura.  Kapasitas penonton sekitar 30.000 orang. Meskipun tidak ada klub resmi yang  menggunakan Stadion,  lapangan tersebut  ibarat panggung mengambang terbesar di dunia, yang dikerjakan oleh arsitek kelas dunia. Terdapat  enam tiang besar yang bertindak sebagai pondasi, dengan harapan  agar  Stadion mengapung ini tidak diayunkan oleh gelombang pantai. 2. Ottmard Hitzfield Stadium, Swiss. Stadion atau Lapangan sepakbola ini berada di Kota Gspon Swiss...

Integrasi Bangsa Lewat Sepakbola, Betapa Mahalnya !

(Foto : Tim Perseru Serui ada di Kepulauan Yapen, Papua) By : @yana_udiyatna. Berbicara Sepakbola Perseru Serui, tak ada bedanya dengan Persipura Jayapura. Berbicara Sepakbola Papua, secara tak langsung juga akan berbicara soal Integrasi Bangsa,  khususnya lewat Sepakbola. Pada suatu masa, sepakbola  Liga Indonesia pernah dibagi dalam Dua wilayah. Pernah pula dibagi dalam Tiga  Wilayah. Alasannya sangat sederhana, kondisi geografis Indonesia. Alasan yang lain,  sepakbola Indonesia 100% belum profesional. Karena belum profesional benar, ujung-ujungnya cari sponsor dan dukungan pendanaan sungguh teramat sulit. Agar pengeluaran bisa dihemat, PSSI  mengeluarkan keputusan pembagian wilayah. Setelah dicermati betul, pembagian wilayah ini dinilai tidak mendukung  upaya pemerintah dalam  Persatuan Bangsa. Liga Indonesia dalam format satu wilayah pun dilaksanakan lagi. Alasannya kali ini lebih bermakna, demi terjaganya integrasi bangsa. Apapun resikonya ! Adala...