Langsung ke konten utama

JOSE MOURINHO DAN IMPIAN TREBLE WINNER UNTUK MANCHESTER UNITED.




By : @yana_udiyatna.

Terimakasih sudah berkunjung ke : bolajawara.blogspot.com.Selanjutnya, bolajawara.blogspot.com pindah ke : bolajawara.com


Kedatangan Jose Mourinho ke markas Old Trafford, bisa dikatakan sesuatu yang tepat bagi para pendukung The Red Devils. Minimal selangkah lebih bagus dibanding Davis Moyes dan Louis Van Gaal,  pendahulunya.
Davis Moyes tidak memberikan gelar buat 'Setan Merah' Manchester United. David Moyes masih takut melihat 'hantu besar' bernama Sir Alex Ferguson. Moyes serba salah menangani Manchester United. Dan Moyespun  dipecat ditengah jalan.

Louis Van Gaal sedikit lebih baik. Sebuah Trofi Piala FA dipersembahkan untuk para pendukung Manchester United. Walau demikian, Van Gaal juga mengalami nasib serupa dengan Moyes. Bos Manchester United menginginkan Jose Mourinho untuk menduduki kursi pelatih, meski sebenarnya kursi itu masih terasa 'hangat', karena terlalu lama diduduki  Sir Alex Ferguson.

Dan kini,
Para pendukung Red Devils Manchester United, sedikit demi  sedikit  menerima kehadiran 'The Special One' Jose Mourinho. Dua trofi dari Community Shield dan Piala Liga,  sudah cukup mengikat hati para bos dan pendukung Manchester United.

Satu trofi  lagi kini sedang diupayakan Jose Mourinho dari Piala Europa. Jika Trofi dari  Europa League 2016/2017 berhasil direbut,  berarti Jose Mourinho meraih 'treble winner' pertama kali untuk Manchester United.

Meski 'treble winner' bukan berkualitas 24 karat, bolehlah Jose Morinho berharap melatih lebih lama di Manchester United, minimal sama dengan Sir Alex Ferguson yang sudah terlanjur menjadi 'hantu' di Stadion Old Trafford.


Perbandingan Sir Alex Ferguson dan Jose Mourinho

Kurang pantas jika membandingkan Sir Alex Ferguson dengan  Jose Mourinho. Alex Ferguson menduduki kursi Manajer Manchester United selama 27 tahun, dari tahun 1986-2013. Jose Mourinho baru musim ini (2016/2017) menangani Tim berjuluk Red Devils.

Bersama  Manchester United, Alex Ferguson meraih 38 gelar di semua ajang. Sementara  Jose Mourinho baru meraih 24 gelar di semua ajang. Itu pun harus berpindah-pindah klub, mulai dari FC Porto, Inter Milan, Chelsea, dan Real Madrid. Serta Manchester United yang saat ini dilatihnya.

Tapi jika dilihat dari musim pertama bersama Manchester United,  prestasi Jose Mourinho lebih bagus dibanding Alex Ferguson. Jose Mourinho dimusim pertamanya bersama Manchester United, langsung menggondol Piala Community Shield dan Piala Liga (EFL Cup). Satu trofi lagi sedang diburu Jose Mourinho dari ajang Europa League 2016/2017. Bandingkan dengan Sir Alex Ferguson.
Ketika Alex Ferguson datang ke markas Old Trafford musim 1986/1987, tidak ada gelar apa-apa yang di persembahkan Alex Ferguson. Di musim keduanya, 1987/1988, masih nihil prestasi. Musim 1988/1989, juga tak bisa berbuat banyak di Liga Inggris.

Alex Ferguson baru memperoleh gelar untuk Manchester United pada musim 1989/1990. Trofi Piala FA berhasil dibawa pulang. Alex Ferguson harus melalui Empat musim dulu, untuk bisa membawa trofi bagi Manchester United. Bahkan banyak pengamat mengatakan, andaikata Alex Ferguson tidak meraih Piala FA dimusim itu,  bos Manchester United sudah siap memecatnya.

Trofi Piala  FA itulah yang menyelamatkan karier Alex Ferguson di Manchester United. Usai meraih Trofi Piala FA, trofi demi trofi menghiasi lemari Manchester United. Karier Ferguson makin moncer. Yang paling dahsyat, ketika Alex Ferguson meraih treble winner dimusim 1998/1999. Waktu itu, MU meraih Premier League, FA  Cup, dan tentu saja Liga  Champions.


Impian Treble Winner Mourinho

Apa itu treble winner ?
Wikipedia menjelaskan, Istilah treble (tiga) digunakan di dalam sepak bola untuk menunjukkan sebuah tim yang berhasil mendapatkan tiga piala kejuaraan utama pada satu periode/ satu musim.

Istilah  Treble Winner  juga  tidak asing bagi Jose Mourinho. Jose Mourinho tidak keder dan tidak  kaget, apabila  ia ditarget harus meraih treble  winner, sebab Mourinho pernah meraih treble winner bersama Inter Milan musim 2009/2010. Sebuah prestasi yang luar biasa, yang entah kapan lagi akan diulangi Inter Milan.

Jika Jose Mourinho akan mengulangi di Manchester United, mungkin  inilah kesempatan itu. Tidak mampu meraih juara Premier League 2016/2017 tak masalah, asal treble winner 'mini' diraihnya. Tentu jika Piala Europa 2016/1017 juga berhasil disabetnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hasil Liga Champions (20/4/2017)

Hasil Liga Champions 2016/2017 babak perempat final. Barcelona 0-0 Juventus (aggregat 0-3) Juventus maju ke semi final AS Monaco 3-1 Borussia Dortmund (aggregat 6-3) (Gol Kylian Mbappe 3' , Radamel Falcao 17', Valeri Germain 81' / Marco Reus 48' ) AS Monaco maju ke semi final Hasil Liga Champions (19/4/2017) Leicester City 1- 1 Atletico Madrid (aggregat 1-2) (Gol Jamie Vardy 61' / Saul Nigues 26') Atletico Madrid lolos ke babak semi final. Real Madrid 4-2 Bayern Muenchen (aggregat 5-3) ( Gol Cristiano Ronaldo 76', 105', 110' , Marco Asencio 112' / Robert Lewandoski 53' , Bunuh diri Sergio Ramos 78') Real Madrid lolos ke babak semi final. Empat Semifinalis ; - Atletico Madrid - Real Madrid - Juventus - AS Monaco. Drawing Semifinal akan dilakukan di Markas UEFA di Nyon Swiss,  pada hari Jumat, 21 April 2017 Pk. 17.00 wib. Babak Semi Final Leg 1 digelar  2 dan 3 Mei 2017. Leg 2 dilakukan satu minggu sesudahnya. Babak Final digelar  di Sta...

Stadion Unik di Dunia

Perkembangan sepakbola sangat pesat, hal itu diwujudan semakin banyaknya stadion-stadion baru dibangun dengan teknologi tinggi dan arsitektur modern. Namun demikian, stadion-stadion lama, atau boleh dikatakan  sekedar lapangan sepakbola yang bernilai  sejarah dan unik, tidak serta merta dibongkar. Berikut  ini Stadion/Lapangan Sepakbola  yang unik yang ada di belahan penjuru dunia. 1.  Stadion Mengapung Marina Bay, Singapura. Stadion Mangapung ini berada di  Pantai Marina Singapura.  Kapasitas penonton sekitar 30.000 orang. Meskipun tidak ada klub resmi yang  menggunakan Stadion,  lapangan tersebut  ibarat panggung mengambang terbesar di dunia, yang dikerjakan oleh arsitek kelas dunia. Terdapat  enam tiang besar yang bertindak sebagai pondasi, dengan harapan  agar  Stadion mengapung ini tidak diayunkan oleh gelombang pantai. 2. Ottmard Hitzfield Stadium, Swiss. Stadion atau Lapangan sepakbola ini berada di Kota Gspon Swiss...

PSS Sleman Target 3 Poin Di Kandang Persibat.

Pekan ke 4 Liga 2 akan bergulir akhir pekan ini. PSS Sleman akan bertandang ke Stadion Moch Sarengat , Batang pada Minggu 14/05/2017. Di pekan ke 3 lalu PSS Sleman berhasil mengalahkan tamunya Persip Pekalongan dengan skor meyakinkan 4-0 tanpa balas. Begitu juga Persibat Batang juga berhasil menahan tuan rumah PSCS Cilacap dengan skor kaca mata. Pada pertandingan melawan PSCS Cilacap , Persibat Batang menggunakan formasi dasar 4-3-3, dengan susunan pemain sebagai berikut :  Sendri Johan (GK) , Wahyu K , Tugi Hadi (C) , Arif B , Rasul Z , Wahyu S , Dado S , Rizky W , Muh Solikin, Ivan W dan Wisnu Wardani. Di bawah asuhan pelatih Lukas Tumbuan , Persibat batang adalah tim yang memiliki gaya bermain mengandalkan kedua sayap mereka yang cepat , Ivan W di kiri dan Muh Solikin di kanan. Setiap proses serangan mereka akan melalui penetrasi kedua pemain ini. Kedua sayap mereka mempunyai skill yang cukup bagus. Ketika mereka membawa bola mereka akan menggiring bola menyisir sisi pertahanan ...