Langsung ke konten utama

PSS Sleman Gagal Menggeser PSCS Cilacap.

(Sumber foto : pss-sleman.co.id)

Kesempatan menggeser PSCS Cilacap dari puncak pimpinan klasemen Grup 3 Liga 2 , gagal dimanfaatkan oleh PSS Sleman. Bertanding di kandang Persibat Batang Minggu sore (14/5/2017), PSS Sleman asuhan Pelatih Fredy Muli hanya bisa bermain dengan skor 0-0.

Andaikata mampu mengalahkan tuan rumah Persibat Batang, tentu PSS menggeser PSCS Cilacap. Saat ini PSCS Cilacap berada di pucuk pimpinan dengan 4 kali main dan 8 poin. Sedangkan PSS usai bermain imbang dengan Persibat Batang poin totalnya hanya 7, hasil dari  4 kali main.

Bertanding Di Stadion Sarengat Batang, PSS Sleman mengerahkan segala kemampuannya untuk mendobrak pertahanan lawan. Meski status sebagai tim tamu, PSS Sleman yang dimotori Busari dkk selalu memperagakan permainan menyerang.

Situs PSS-Sleman.co.id melaporkan, kedua tim bermain dengan motivasi kuat meraih poin tiga sehingga jalannya laga mempertontonkan jual beli serangan, yang memaksa kedua penjaga gawang berjibaku menjaga gawangnya.

Peluit panjang wasit Ginanjar Rahman Latief menandai babak kick off babak pertama. Laga baru berjalan tujuh menit, PSS Sleman mendapatkan kesempatan free kick. Sayangnya,  Rossi tidak mampu memanfaatkan tendangannya melesat ke udara.

Pergantian pemain dilakukan PSS Sleman untuk menambah daya gedor di lini belakang Persibat Batang. Dirga Lasut yang mengalami cidera dan Imam Bagus ditarik keluar digantikan Wahyu Sukarta dan Chandra Waskito.

Pergantian tersebut membuat kualitas permainan meningkat. Umpan satu-dua di kotak pinalti lawan pun berjalan sesuai skema. Menit ke-67' melalui skema tersebut Rossi berhasil melepaskan tendangan loop namun gagal, bola sedikit di atas mistar gawang.

Memasuki menit ke-70' hingga laga berakhir berjalan berimbang, kedua tim mampu menampilkan laga yang seru. Jual beli serangan memaksa lini belakang kedua tim melakukan pelanggaran untuk menghentikan bola. Insiden yang menjurus kontak fisik sempat terjadi namun kedua tim dapat meredakan sehingga laga terus berlanjut.

Memasuki injury time, PSS Sleman sempat mendapatkan peluang emas melalui heading Chandra Waskito namun sayang wasit sudah mengangkat bendera tanda offside. Beberapa kali ketidakjelian wasit memupus kesempatan Risky cs mendapatkan free kick akibat handsball lawan yang tidak dianggap pelanggaran. Skor 0-0 menutup laga keempat bagi kedua tim di fase penyisihan Grup 3.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PSS Sleman Target 3 Poin Di Kandang Persibat.

Pekan ke 4 Liga 2 akan bergulir akhir pekan ini. PSS Sleman akan bertandang ke Stadion Moch Sarengat , Batang pada Minggu 14/05/2017. Di pekan ke 3 lalu PSS Sleman berhasil mengalahkan tamunya Persip Pekalongan dengan skor meyakinkan 4-0 tanpa balas. Begitu juga Persibat Batang juga berhasil menahan tuan rumah PSCS Cilacap dengan skor kaca mata. Pada pertandingan melawan PSCS Cilacap , Persibat Batang menggunakan formasi dasar 4-3-3, dengan susunan pemain sebagai berikut :  Sendri Johan (GK) , Wahyu K , Tugi Hadi (C) , Arif B , Rasul Z , Wahyu S , Dado S , Rizky W , Muh Solikin, Ivan W dan Wisnu Wardani. Di bawah asuhan pelatih Lukas Tumbuan , Persibat batang adalah tim yang memiliki gaya bermain mengandalkan kedua sayap mereka yang cepat , Ivan W di kiri dan Muh Solikin di kanan. Setiap proses serangan mereka akan melalui penetrasi kedua pemain ini. Kedua sayap mereka mempunyai skill yang cukup bagus. Ketika mereka membawa bola mereka akan menggiring bola menyisir sisi pertahanan ...

Stadion Unik di Dunia

Perkembangan sepakbola sangat pesat, hal itu diwujudan semakin banyaknya stadion-stadion baru dibangun dengan teknologi tinggi dan arsitektur modern. Namun demikian, stadion-stadion lama, atau boleh dikatakan  sekedar lapangan sepakbola yang bernilai  sejarah dan unik, tidak serta merta dibongkar. Berikut  ini Stadion/Lapangan Sepakbola  yang unik yang ada di belahan penjuru dunia. 1.  Stadion Mengapung Marina Bay, Singapura. Stadion Mangapung ini berada di  Pantai Marina Singapura.  Kapasitas penonton sekitar 30.000 orang. Meskipun tidak ada klub resmi yang  menggunakan Stadion,  lapangan tersebut  ibarat panggung mengambang terbesar di dunia, yang dikerjakan oleh arsitek kelas dunia. Terdapat  enam tiang besar yang bertindak sebagai pondasi, dengan harapan  agar  Stadion mengapung ini tidak diayunkan oleh gelombang pantai. 2. Ottmard Hitzfield Stadium, Swiss. Stadion atau Lapangan sepakbola ini berada di Kota Gspon Swiss...

Integrasi Bangsa Lewat Sepakbola, Betapa Mahalnya !

(Foto : Tim Perseru Serui ada di Kepulauan Yapen, Papua) By : @yana_udiyatna. Berbicara Sepakbola Perseru Serui, tak ada bedanya dengan Persipura Jayapura. Berbicara Sepakbola Papua, secara tak langsung juga akan berbicara soal Integrasi Bangsa,  khususnya lewat Sepakbola. Pada suatu masa, sepakbola  Liga Indonesia pernah dibagi dalam Dua wilayah. Pernah pula dibagi dalam Tiga  Wilayah. Alasannya sangat sederhana, kondisi geografis Indonesia. Alasan yang lain,  sepakbola Indonesia 100% belum profesional. Karena belum profesional benar, ujung-ujungnya cari sponsor dan dukungan pendanaan sungguh teramat sulit. Agar pengeluaran bisa dihemat, PSSI  mengeluarkan keputusan pembagian wilayah. Setelah dicermati betul, pembagian wilayah ini dinilai tidak mendukung  upaya pemerintah dalam  Persatuan Bangsa. Liga Indonesia dalam format satu wilayah pun dilaksanakan lagi. Alasannya kali ini lebih bermakna, demi terjaganya integrasi bangsa. Apapun resikonya ! Adala...